Seluk Beluk Peluang Usaha Pet Shop

Bisnis pet shop semakin semarak di tanah air. Padahal dahulu bisnis pet shop dinilai kurang mengutungkan karena pangsa pasarnya sempit. Tapi ternyata penilaian tersebut lambat laun terbantahkan. Para animal lover mulai merasa sangat terbantu dengan adanya pet shop Sebab, segala sesuatu yang mereka butuhkan untuk hewan peliharaan tersedia di pet shop.

Dulu, kebanyakan pet shop hanya menjual hewan dan produk-produk kebutuhan hewan saja seperti makanan, vitamin, shampoo, aksesoris, dan obat kutu. Itulah yang kemungkinan besar membuat bisnis ini lambat berkembang. Sebab, produk-produk tersebut sebetulnya bisa mereka temukan juga di swalayan-swalayan besar.

Maka dari itu, konsep pet shop sekarang menjadi lebih luas. Bukan sekadar penjualan hewan dan produk pendukung, tapi juga menyediakan layanan komplit seperti jasa penitipan hewan, grooming, hingga pengobatan untuk hewan-hewan yang mengalami masalah kesehatan (bisa penyakit ataupun cedera). Jasa seperti itu tentu tidak bisa diperoleh di tempat lain selain pet shop, bukan?

Pada dasarnya, bisnis ini dapat dikelola oleh siapa saja. Namun, sebaiknya punya rasa sayang yang besar terhadap hewan. Alasan tersebut dimaksudkan agar dalam pelaksanaannya kelak Anda merasa nyaman berinteraksi dengan hewan.

Bisnis Menguntungkan dan Jangka Panjang

Berdasarkan pengalaman para pelaku usaha yang bergerak di bidang ini, mereka bisa mengantongi profit bersih sebesar 20-25% persen dari pemasukan setiap bulan. Sementara itu, omzet mereka setiap bulan bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Tanggal merah atau musim liburan adalah musim panen bagi pelaku bisnis. Di musim liburan jasa penipitan yang disediakan pet shop biasanya paling laris. Alasannya, banyak pemilik hewan ingin berlibur ke luar kota. Sementara itu, membawa hewan peliharaan ikut serta juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Terutama bagi yang ingin berpergian menggunakan pesawat terbang. Ada prosedur-prosedur tertentu yang harus dipenuhi terlebih dahulu agar hewan tersebut bisa diangkut ke tempat tujuan.

Di samping itu, musim liburan dianggap saat yang paling tepat untuk mencurahkan perhatian lebih pada hewan peliharaan. Semisal, mengantarkan kucing ke pet shop untuk mendapatkan service mandi spa. Karena itu, tiap bertepatan dengan hari libur, aktivitas di pet shop tampak lebih sibuk dari biasa. Asyiknya lagi, pet shop bukan jenis bisnis musiman yang akan lenyap di telan waktu. Bisnis ini akan terus ada selama masih ada orang yang hobi memelihara hewan.

Kendala Usaha

Setiap bisnis tak terbebas dari yang namanya kendala. Persaingan antar pelaku usaha turut menjadi bagian dari kendala yang kelak akan dihadapi. Namun dalam dunia usia persaingan adalah sesuatu yang lumrah terjadi dan tak mungkin dihindari. Ada dua kemungkinan yang dapat terjadi dengan adanya persaingan bisnis. Pertama, bisnis Anda tumbang karena kalah saing. Kedua, bisnis Anda semakin berkembang karena Anda merasa tertantang dan banyak melakukan inovasi.

Di samping persaingan bisnis, keterbatasan modal juga termasuk yang paling sering membuat pelaku usaha pusing tujuh keliling. Merintis sebuah bisnis dengan modal pas-pasan tentunya tak mudah. Apalagi bisnis pet shop ini termasuk bisnis yang membutuhkan modal cukup besar. Akan tetapi, pengajuan kredit usaha ke koperasi atau bank kini tak sesulit dulu. Anda bisa mencoba melakukannya jika benar-benar serius ingin menggeluti bisnis ini.

Kendala lain yang mungkin juga akan dihadapi adalah seputar ketersediaan barang. Terkadang, untuk beberapa jenis barang kita harus memesan ke distributor yang ada di kota lain dan jaraknya cukup jauh. Tentu ada tambahan ongkos kirim yang dibebankan pada Anda. Alhasil barang tersebut terpaksa dijual dengan harga cukup tinggi. Sementara tipikal sebagian besar konsumen selalu menginginkan produk bermutu, tapi dengan harga murah. Hal itu tentu akan menjadi dilema tersendiri untuk pelaku usaha.

Tips Memulai Usaha Pet Shop

Maraknya bisnis pet shop, terutama di kawasan perkotaan, membuat kita harus pandai-pandai menyusun strategi. Dengan membuat strategi yang matang, kita jadi lebih siap menghadapi kompetitor. Bisnis tak mudah tersingkir dan dapat berkembang sebagaimana yang diharapkan.

Oleh karena itu, sebelum memulai bisnis pet shop cobalah ikuti tips-tips berikut ini terlebih dahulu.

  1. Pilih Lokasi Usaha yang Strategis

Persiapan awal sebelum memulai bisnis petshop adalah memilah lokasi terbaik untuk kelangsungan bisnis. Lokasi yang berada di lingkungan strategis berpeluang mendatangkan pembeli lebih banyak ketimbang lokasi terpencil. Lazimnya, konsumen memang lebih menyukai pet shop-pet shop yang mudah dijangkau. Ini membantu mereka menghemat waktu di jalan.

Memanfaatkan tempat tinggal untuk kegiatan usaha pet shop bukan termasuk langkah bijak. Sebab, banyaknya hewan yang akan ditampung kelak dapat mengancam kesehatan di dalam rumah dan pada akhirnya mengusik kenyaman. Apalagi jika Anda bermukim di areal perumahan yang padat penduduk. Bayangkan saja jika ada 15 ekor anjing yang Anda tampung atau diperjualbelikan. Suara gongongan mereka jelas akan menimbulkan gaduh. Bagi yang bukan animal lover tentu ini akan sangat menganggu. Bisa-bisa warga protes dan usaha Anda terpaksa ditutup.

Sebaiknya, sewalah ruko yang berada di pinggir jalan raya. Sehingga lebih mudah diakses oleh banyak orang. Ruko juga merupakan tempat yang memang ditujukan untuk kegiatan segala macam bisnis. Jadi, warga tak bisa protes hewan-hewan yang Anda tampung berisik.

  1. Pertimbangkan Luas Ruko

Bukan sekadar lokasi, luas ruko juga perlu menjadi pertimbangan. Hendaknya, ruko yang Anda sewa cukup luas menampung barang dagangan serta hewan-hewan titipan. Ruang yang sempit membuat ruang gerak terbatas. Ini bukan hanya membuat hewan-hewan titipan menjadi tidak nyaman, tapi juga membuat konsumen kurang leluasa bergerak ketika ingin melihat-lihat dagangan Anda. Penataan barang pun menjadi terbatas akibat luas ruangan kurang memadai.

Di samping luas ruangan, pertimbangkan juga sisa lahan di sekeliling ruko. Apakah masih tersisa lahan untuk parkir kendaraan atau tidak. Kemudahan mendapatkan lahan parkir juga turut mempengaruhi minat konsumen datang ke pet shop Anda.

  1. Pilih Jenis Hewan yang Cocok dengan Layanan Usaha Anda

Meskipun dinamakan pet shop, namun bukan berarti semua jenis hewan dapat ditampung. Seleksilah beberapa jenis hewan yang Anda inginkan untuk memudahkan kinerja Anda dan team. Misal, hanya kucing dan anjing saja. Membatasi jenis hewan yang hendak ditampung juga dapat mengurangi penyebaran virus berbahaya.

  1. Tidak Membeli Banyak Hewan Untuk Menghemat Budget

Anda tak perlu membeli banyak hewan, semisal kucing atau anjing, untuk kemudiakan dijual kembali. Sebelum laku terjual, Anda tentu harus memeliharanya terlebih dahulu. Cost untuk pemeliharaan hewan pastinya tidak murah. Dana Anda akan tertahan sampai hewan tersebut laku. Cukup beli dua ekor hewan yang berlainan jenis kelamin. Jadi tinggal mudah jika ingin mengembangbiakkannya.

Demikian gambaran singkat mengenai peluang bisnis pet shop. Semoga setelah membaca Anda menjadi lebih paham mengenai seluk beluk bisnis pet shop yang menguntungkan ini dan dapat segera menerapkannya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *