Cara Menciptakan Kekompakan Jaringan Kerja dalam Bisnis MLM

Oleh On 6:51 AM

Bisnis MLM atau Multi Level Marketing merupakan suatu peluang usaha yang keberhasilan beserta kesuksesannya tidak ditentukan oleh hasil kerja seorang individu saja. Bisnis ini lebih mengutamakan kerja sama antar pelakunya, terutama yang masuk di dalam satu jaringan kerja atau network.

Mampu bekerja sama dengan orang lain dalam team merupakan salah satu syarat utama yang perlu dipenuhi seseorang jika mau terjun secara total di bisnis MLM. Sehingga strategi untuk membangun network yang besar sekaligus kuat sangat dibutuhkan dalam bisnis ini. Selain itu juga diperlukan kekompakan dalam bekerja pada team atau kelompok tersebut..

Sehubungan dengan hal ini, terdapat beberapa cara yang dapat diterapkan untuk membangun dan menciptakan kekompakan jaringan kerja atau network dalam bisnis MLM. Semua teknik atau cara ini harus dijalankan secara berkesinambungan dan tidak hanya untuk jangka pendek saja namun juga jangka panjang.


  1. Membangun Cita-cita dan Impian Secara Bersama-sama


Salah satu tujuan utama dari penciptaan konsep kerja bisnis MLM adalah untuk mewujudkan cita-cita dan impian untuk menjadi orang sukses. Tetapi melalui konsep kerja yang diciptakan tersebut, pencapaian cita-cita dan impian ini tidak dilakukan sendiri-sendiri melainkan secara bersama-sama pada suatu team atau kelompok. Karena itulah konsep dasar dari MLM adalah jaringan kerja atau network.

Menyamakan pandangan atau persepsi di suatu team kerja dengan cara membangun cita-cita dan impian bersama akan mampu menjamin bahwa jaringan kerja yang dibentuk bisa menjadi lebih solid dan kompak. Apalagi jika masing-masing anggota bisa menyamakan visi dan misi secara bersama-sama pula.

Untuk itu, setiap pebisnis MLM, terutama yang sudah memiliki posisi sebagai pimpinan atau upline harus mampu menyatukan langkah sekaligus menyamakan semua pendapat dari semua downline atau anggotanya. Menciptakan team yang memiliki visi sama merupakan salah satu tugas terpenting yang harus dijalankan oleh para pebisnis MLM.

Setelah tugas ini dapat terselesaikan dengan baik, langsung menuju langkah berikutnya yaitu membangun jaringan kerja dan network. Tanpa persamaan visi misi dan cita-cita atau impian, akan memunculkan kesulitan besar bagi seorang pelaku bisnis MLM untuk menciptakan satu jaringan kerja atau network yang kompak.

  1. Melakukan Duplikasi


Semua pebisnis MLM pasti ingin memiliki jaringan kerja yang bisa berkembang dengan baik dan lancar. Untuk mencapai keinginan ini, langkah selanjutnya yang perlu dijalankan adalah melakukan duplikasi sebaik mungkin secara bertahap. Di dunia bisnis Multi Level Marketing, jaringan kerja atau network akan selalu berjalan dengan lambat jika tidak dilengkapi dengan duplikasi.

Pebisnis MLM harus memiliki kemampuan meniru tindakan orang lain yang telah sukses dan berhasil menjalankan bisnis tersebut. Setelah dapat menguasai ilmu-ilmunya, ajarkan semua ilmu tersebut pada semua anggota dan downline tanpa kecuali. Langkah ini harus dijalankan dengan penuh kesabaran serta ketekunan.

Tugas membagi ilmu ini tidak boleh dilakukan secara cepat apalagi tergesa-gesa. Pembagian ilmu tersebut harus dijalankan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan downline dalam menyerap dan memahami ilmu yang diberikan kepadanya.

Lalu setelah para downline tersebut sudah mampu menguasai ilmunya, dorong mereka untuk membagi pengetahuan tersebut pada anggota lain khususnya yang baru saja bergabung. Tidak jarang langkah ini membutuhkan waktu yang agak lama. Pebisnis MLM memang harus selalu siap menghadapi tantangan semacam ini jika ingin mendapat kesuksesan besar.

  1. Rajin Belajar dan Melakukan Inovasi


Semua leader atau upline di bisnis Multi Level Marketing yang berhasil menjadi orang sukses dengan cepat pasti merupakan sosok-sosok yang rajin belajar. Oleh karena itu, apabila ingin seperti mereka, para pebisnis MLM juga harus mau belajar dan mencari ilmu dari leader atau upline.

Proses belajar ini bisa dilakukan melalui berbagai macam cara. Misalnya saling tanya jawab, berbagi pengalaman atau sharing dan mencoba mengatasi masalah melalui petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh para leader atau upline tersebut.

Selain itu, bisa pula melalui langkah lain seperti menghadiri seminar, presentasi bisnis, diskusi dan sebagainya. Selalu dengar dan catat segala macam tips beserta kiat-kiat menjadi pebisnis MLM yang sukses dari pembicara. Sedikit banyak langkah ini dapat memunculkan dorongan dan semangat lebih tinggi untuk mengembangkan usaha melalui kekompakan team kerja.

Satu hal yang lebih penting lagi, kegiatan membaca merupakan sebuah langkah terbaik untuk belajar dan mencari ilmu baru. Termasuk juga mendengarkan rekaman CD yang mempunyai manfaat besar untuk mengembangkan diri sekaligus mengembangkan jaringan kerja.

Oleh karena itu, sangat disarankan sekali, bahwa setiap pebisnis MLM itu melengkapi diri dengan fasilitas akses internet agar bisa lebih mudah mendapatkan ebook, rekaman video atau audio. Saat ini semua bahan untuk belajar tersebut sangat mudah ditemukan di berbagai situs secara gratis dengan cara mengunduhnya.

  1. Menjadi Pelaku Bisnis Sekaligus Pemakai


Memasarkan dan menjual produk pada orang lain merupakan salah satu tugas terpenting dari seorang pebisnis MLM. Sebab sumber pendapatan utamanya memang bersumber dari komisi penjualan, selain bonus. Kewajiban ini, alangkah baiknya apabila disertai dengan penggunaan atau konsumsi produk tersebut.

Tujuannya tidak lain adalah agar bisa mengetahui secara pasti manfaat maupun kegunaan atas produk yang dimaksud sebab telah merasakannya sendiri. Sehingga saat menawarkan kepada orang lain, bisa lebih mudah mempresentasikan dan memberi penjelasan. Jadi setiap pebisnis MLM itu harus bertindak sebagai tenaga penjual sekaligus pemakai atau konsumen.

Selain itu, kuasai pula segala hal yang terkait dengan produk, bahkan termasuk kelemahan dan kekurangannya. Sangatlah aneh jika ada yang menawarkan suatu produk MLM kepada orang lain, namun dia sendiri tidak pernah membuktikan manfaat dan kegunaannya.

Hubungannya dengan kekompakan jaringan kerja, langkah ini adalah sebuah tindakan yang sangat bagus. Khususnya bagi pebisnis MLM yang hanya memiliki anggaran dan modal kecil untuk belanja produk.

Bisa saja, produk tersebut dibeli dan disediakan oleh upline lalu dipakai secara bersama-sama oleh anggotanya sebagai sampel. Dari pemakaian produk secara bersama-sama inilah, terjalin kekompakan kerja yang lebih kuat karena semua sudah merasakan dan mencoba produk yang akan dipasarkan.

  1. Menggunakan Metode Edifikasi


Bagi pemula yang baru saja menekuni bisnis MLM, kemungkinan belum begitu pandai dalam menjalankan tugas presentasi dan prospek. Satu masalah yang sering muncul ketika mendapat pertanyaan tentang apa saja yang telah berhasil diraih melalui bisnis tersebut, sementara yang melakukan presentasi belum sukses menggapai keberhasilan.

Untuk mengatasi masalah seperti ini langkah terbaiknya yaitu menggunakan edifikasi. Makna dari istilah ini adalah menawarkan suatu peluang bisnis MLM dengan memberitahukan pada upline atau leader. Terutama sekali leader yang sudah sukses di bisnis ini. Peranan dari leader yang membantu presentasi anggotanya akan membuat jaringan kerja di bisnis MLM semakin kompak dan kokoh.

  1. Melakukan Team Work


Selain menggunakan sistem pemasaran bertingkat, MLM juga merupakan bisnis yang punya kaitan erat dengan urusan kepercayaan dan kerja sama atau gotong royong. Karena itu apabila ingin berhasil di bisnis ini, bentuklah team work yang kompak. Antara leader atau pimpinan, upline, downline dan anggota baru harus saling berkomunikasi secara terus menerus.

Hal ini sangat penting karena melalui komunikasi akan bisa memperoleh informasi-informasi baru terkait dengan bisnis MLM yang dijalankan. Bahkan yang lebih penting lagi adalah, bisa membuat jaringan kerja makin solid, kompak, dan makin mudah menggapai kesuksesan.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »