Raup Keuntungan Besar dari Bisnis Daycare Rumahan

Oleh On 9:12 AM

Raup Keuntungan Besar dari Bisnis Daycare Rumahan. - Bisnis daycare sejatinya bukan hal baru di dunia usaha. Hanya saja seiring perkembangan zaman, bisnis ini pun semakin banyak bermunculan. Terlebih di perkotaan dengan tingkat kesibukan masyarakat yang begitu tinggi.

Daycare sendiri dapat diartikan sebagai tempat penitipan anak sementara. Memang, menitipkan anak di daycare bukan tradisi yang berlaku di Indonesia. Orang Indonesia umumnya lebih suka menitipkan anak pada orangtua/mertua atau tenaga pegasuh/baby sitter yang dipekerjakan di rumah dengan alasan keamanan. Namun, lambat laun alasan keamanan mulai ditinggalkan karena banyaknya kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh baby sitter. Sementara itu, melibatkan orangtua/mertua juga tak selamanya memberi hasil yang diharapkan. Apalagi jika usia mereka telah lanjut. Tentu semakin sulit mengandalkan tenaga mereka. Maka, daycare menjadi alternatif yang dirasa pas untuk para anak yang ditinggal kerja orang tua seharian.

Lahan empuk bisnis daycare berada di daerah-daerah yang ekonominya kuat. Sebab, biaya penitipan anak bisa dibilang tidak murah. Jadi jelas bahwa bisnis ini menyasar pada kalangan ekonomi menengah ke atas.

Kelebihan Menitipkan Anak di Daycare

Daycare di era modren seperti sekarang ini bukan sebatas tempat penitipan anak saja. Tapi juga rumah bermain dan belajar bagi anak. Sehingga anak-anak yang dititipkan di sini tidak lekas merasa jenuh selama tak berada di sisi orangtuanya.

Beberapa daycare di Indonesia telah memiliki beberapa kelebihan, antara lain:


  1. Dilengkapi dengan education mission. Education mission merupakan strtategi mengajarkan anak terhadap suatu hal melalui permainan yang educatif. Misal, untuk melatif kosentrasi anak-anak diajak menyusun puzzle atau lego dengan tingkat kesulitan sesuai dengan usia anak. Selain itu, bisa juga dengan bermain masak-masakan untuk memperkenalkan mereka pada aneka sayur dan buah-buahan.

  2. Belajar menggunakan kosakata-kosakata sederhana dalam bahasa inggris. Ada juga daycare bernafaskan Islami yang mengajarkan anak-anak titipan mengenal huruf hijjaiyah atau membaca iqra (disesuaikan dengan tingkatan usia masing-masing).

  3. Anak-anak lebih terkontrol karena pengasuh fokus memperhatikan polah tingkah laku anak. Bahkan, beberapa daycare rumahan favorit melibatkan tenaga pengasuh lebih dari 2 orang agar masing-masing anak mendapat penagwasan yang

  4. Beberapa daycare rumahan juga menyediakan snack sehat untuk anak-anak titipan mereka. Jadi di luar jadwal makan berat, anak-anak diberikan makanan ringan sebagai camilan.

  5. Secara tidak langsung anak-anak mulai dilatih disiplin. Rutinitas mereka jadi lebih teratur dan terarah. Kapan waktu bermain, makan, tidur siang, mandi dan segalanya sudah diatur selama berada di daycare.


Persiapan dan Proyeksi Pendapatan

Rata-rata daycare membebankan tarif 30 ribu untuk pelanggan harian dan 600-750 ribu untuk pelanggan bulanan. Tarif dihitung per satu orang anak. Demi kenyamanan, daya tampung daycare seyogianya disesuaikan dengan luas bangunan rumah dan tenaga pengasuh. Umumnya, sekitar 5-10 orang anak saja.

Katakanlah daycare Anda menampung 7 orang anak per bulan. Maka perhitungannya:

7 anak x 750 ribu= 5.250.000 rupiah.

Modal awal bisnis ini meliputi:

  1. Pengadaan Mainan Anak-anak


Besaran nilai yang harus dikeluarkan untuk pengadaan mainan anak tentu disesuaikan dengan seberapa banyak Anda ingin menyediakan mainan. Semakin banyak tentu semakin menarik untuk anak-anak. Hanya saja, pertimbangkan juga dengan space ruangan. Terlalu banyak mainan juga bisa makan tempat dan membuat gerak fisik anak jadi terbatas.

Anggap saja untuk biaya ini Anda harus menyediaan dana sebesar 3 juta rupiah. Tampaknya memang berat. Namun ingat, mainan bukan sesuatu yang harus dibeli setiap bulan. Satu kali beli bisa tahan hingga berbulan atau bertahun lamanya.

Selain itu, ada cara lain agar post dana untuk bagian ini bisa lebih dikempeskan, yakni dengan membeli mainan bekas yang kondisinya masih sangat bagus dan terawat. Rajin-rajinlah browsing tempat-tempat penjualan mainan bekas melalui internet untuk mendapatkan harga dan mutu terbaik.

  1. Dekorasi Ruangan dan Perlengkapan di Dalamnya


Ruangan juga perlu “disulap” semenarik mungkin agar anak-anak betah. Sedapat mungkin interiornya bertema anak-anak. Ruangan yang menarik secara tidak langsung dapat mempengaruhi suasana hati anak-anak di dalamnya. Ini tidaklah sulit. Anda hanya perlu mengecat ulang tembok dengan warna-warna cerah atau menggunakan wallpaper bergambar. Pencahayaan yang cukup dan sirkulasi udara juga perlu diperhatikan agar ruangan tidak pengap.

Pengeluaran awal untuk dekorasi ruangan mungkin akan terasa sedikit berat. Namun sama seperti pengadaan mainan, kebutuhan ini pun tidak berlangsung seterusnya. Sekali saja maka Anda baru akan melakukannya lagi pada beberapa bulan atau tahun ke depan.

Kasur lipat untuk tidur siang, meja, dan kursi plastik untuk anak-anak, karpet atau alas busa (evamats) untuk menghindari cedera ketika terjatuh, rak penyimpanan tas dan sepatu anak, dan selimut.

Anggaran untuk dekorasi ruangan beserta perlengkapan di dalamnya diperkirakan sekitar 5- 7 juta rupiah.

Kebutuhan Bulanan:

  1. Tenaga Pengasuh


Idealnya, satu orang pengasuh mengurus satu orang anak saja. Namun, itu akan jarang kita temukan. Paling tidak satu pengasuh menangani 2-3 orang anak saja. Anda tidak bisa mengambil alih semuanya. Selain akan membuat Anda kewalahan, service yang Anda berikan kepada anak-anak pun dijamin kurang optimal.

Pengasuh, katakanlah 1 juta per orang.

  1. Bahan Makanan dan Peralatan Makan


Perlengkapan makan juga tidak mesti dibeli setiap bulan. Sebaiknya gunakan perlatan makan yang berbahan plastik agar awet. Sebab, anak-anak cenderung punya sifat “menghancurkan”. Dalam hal ini, kebutuhan yang setiap hari perlu dibeli hanyalah makanan ringan untuk camilan. Anda bisa membeli snack ready to eat seperti biskuit susu, sereal siap saji, roti, atau buah-buahan. Sedangkan makanan berat dipersiapkan oleh orangtua anak masing-masing.

Anggaran untuk ini paling berkisar 1 juta rupiah.

  1. Listrik


Jika Anda menggunakan pendingin udara seperti AC yang hanya dinyalakan 3-4 jam saja, biaya listrik yang dibutuhkan ± 500 ribu rupiah.

Maka, kebutuhan per bulan yang mesti Anda keluarkan:

Gaji 2 orang pengasuh 2.000.000 + makanan ringan 1.000.000 +  listrik 500.000 = 3.500.000 rupiah.

Total keuntungan Anda:

5.250.000 – 3.5000.000 = 1.750.000 rupiah

Dalam waktu 5-6 bulan, Anda sudah bisa kembali modal dan selanjutnya tinggal menikmati profit.

Di samping menyediakan tempat dan jasa penitipan anak, untuk menambah pemasukan dalam bisnis ini Anda bisa sekalian menjual produk-produk kebutuhan anak-anak. Contoh, susu UHT, diapers, buku gambar, pensil warna, mainan, dan sebagainya.

Selain persiapan tempat dan perlengkapan operasional, hal lain yang tak kalah penting dipersiapkan adalah diri Anda sendiri. Bangun mental Anda terlebih dahulu untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi. Sebab, keberuntungan setiap orang itu berbeda-beda. Bisa jadi si A sukses menjalankan bisnis ini, tapi Anda justru sebaliknya.

Anda juga perlu memodali diri dengan pengetahuan seputar merawat anak dan memupuk kesabaran. Anak-anak adalah makhluk yang cukup rumit. Setiap tingkahnya mempunyai makna yang tak mudah untuk dimengerti semua orang dewasa. Karena itu penting bagi Anda untuk mempelajari hal ini terlebih dahulu.

Sekian informasi seputar bisnis daycare rumahan ini kami ulas untuk pembaca. Semoga menginspirasi.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »