Peluang Usaha Laundry Sepatu Menjanjikan Omzet Menggiurkan

Oleh On 3:23 AM

Membangun sebuah bisnis memang tidak mudah. Bisnis yang berkembang pesat dan tahan lama terwujud dari segenap keuletan pelaku usahanya sendiri. Namun, ulet saja pun ternyata tidak cukup. Harus tetap diiringi dengan kemampuan membaca peluang yang ada.

Perlu diketahun, bisnis kerap mengikuti trend. Hanya saja, bila kita hanya berpegangan pada hal itu, akan sulit membuat bisnis yang dijalankan bertahan lama. Sebab semakin banyak bisnis serupa, semakin minim konsumen yang dapat kita jaring. Dengan demikian keuntungan yang diperoleh pun mengalami penyusutan terus menurus hingga pemasukan tak lagi balance dengan biaya operasional.

Oleh karena itu, pelaku bisnis seyogianya tidak sekadar ikut-ikutan trend belaka. Melainkan, membuat suatu gebrakan dengan mencari tahu apa yang menjadi kebutuhan konsumen di era modren seperti sekarang ini.

Salah satu contoh bisnis sederhana dengan omzet menggiurkan adalah laundry sepatu. Sejauh ini, bisnis laundry sepatu belum sesemarak laundry pakaian yang bisa dengan mudah kita temukan dimana-mana. Sehingga, kondisi minim pesaing seperti ini menjadi keuntungan tersendiri oleh pelaku usaha.

Mengapa Harus Laundry Sepatu?

Mungkin bagi Anda bisnis laundry kurang “menjual”. Kok sepatu pakai di-laundry segala? Mari kita pahami dulu kondisi sosial masyarakat belakangan tahun ini.

Kehidupan masyarakat di kota modren diliputi dengan kesibukan yang cukup padat. Sebagian besar aktivitas menuntut mereka untuk tampil rapi dan bersih dari atas sampai bawah. Akan tetapi, sempitnya waktu membuat sebagian besar orang tak sempat lagi mencuci sepatu. Padahal sepatu yang bersih telah menjadi suatu kebutuhan. Saat kondisi seperti itulah, mereka membutuhkan jasa laundry sepatu.

Bukan hanya mendapatkan sepatu yang kembali bersih, tapi juga pengemasan yang lebih rapi (dengan box atau plastik khusus) setelah sepatu dicuci. Jadi, sepatu yang telah bersih bisa dan belum ingin digunakan kembali bisa terhindar dari debu dan gigitan binatang. Di samping itu, sebagian besar jasa laundry sepatu menawarkan jasa treatment sepatu yang rusak dan pudar. Semisal, insole sepatu yang telah patah atau tipis, midsole lekang, hingga warna sepatu kusam. Atas semua service tersebut, tak heran jika bisnis ini berhasil merebut perhatian konsumen.

Jenis Sepatu Yang Boleh Di-Laundry

Pada dasarnya, hampir semua jenis sepatu bisa dilaundry. Hanya saja, perlakuan terhadap masing-masing jenis sepatu yang berbeda-beda. Tentu saja disesuikan dengan bahan dan tingkat kotor sepatu itu sendiri. Ada sepatu yang tidak perlu dicuci dengan air banyak, ada pula yang perlu direndam terlebih dahulu.

Cairan pembersih yang digunakan pun tidak bisa disamaratakan. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, perlakuan terhadap sepatu harus disesuaikan dengan material dan kondisi sepatu itu masing-masing.

Sejauh ini, jenis sepatu yang paling sering diantar konsumen ke laundry adalah jenis kets/sneaker brandeed seperti Adidas, Reebok, Nike, Convers, Vars, Puma, dan sebagainya. Sepatu-sepatu seperti ini bukan hanya membutuhkan perlakuan khusus karena berkelas, tapi juga karena detail sepatu yang lebih kompleks ketimbang jenis sepatu lainnya. Partikel-partikel kecil kotoran kerapkali menyumbat bagian-bagian terdalam dari sepatu. Oleh sebab itu, untuk hasil yang lebih bersih maksimal, beberapa bagian sepatu harus dilepas dan dicuci secara terpisah. Proses pengeringannya pun membutuhkan waktu yang lebih lama dikarenakan material kets/sneaker cukup tebal dan mampu menyerap air cukup banyak.

Tak heran jika pemilik sepatu jenis ini umumnya mempercayakan perawatan sepatu mereka ke jasa laundry sepatu.

Persentase Keuntungan Bisnis Laundry Sepatu

Besaran keuntungan bisnis ini memang tidak bisa ditetapkan secara pasti. Akan tetapi, untuk saat ini termasuk jenis yang mendatangkan keuntungan besar. Setidaknya dapat menghasilkan profit bersih di atas lima juta setiap bulan. Analisisnya kira-kira seperti ini:

Tarif rata-rata cuci sepatu 35 ribu per pasang. Jika order rata-rata setiap hari sebanyak 20 sepatu, maka pemasukan dalam sebulan ialah:
35 ribu x 20 pasang x 30 hari= 21 juta.

Pengeluran rata-rata mencakup gaji ( untuk laundry sepatu rumahan/skala kecil, hanya membutuhkan 1 orang pegawai), listrik, biaya promosi, sabun, pewangi, dsb umumnya sekitar 7-8 juta rupiah. Maka laba bersih yang bisa diperoleh setiap juta adalah:
21 juta- 8 juta = 13 juta rupiah.

Langkah-Langkah Memulai Bisnis Laundry Sepatu

Anggapan bahwa ketersediaan modal adalah point utama yang harus dipenuhi untuk menjalankan suatu bisnis adalah kekeliruan semata. Bisnis memang perlu didukung dengan modal, akan tetapi itu bukanlah satu-satunya hal yang dibutuhkan dalam merintis bisnis laudry sepatu. Sebaiknya, ikuti langkah-langkah berikut ini agar omzet yang diperoleh sesuai harapan:

1. Analisis Prospek Bisnis

Apapun jenis bisnis yang dijalankan, menganalisis prospek ke depan adalah suatu keharusan. Cara paling sederhana adalah dengan mengamati dan mengobservasi kebutuhan masyarakat di sekitar lingkungan tempat tinggal/tempat usaha Anda. Kendati Anda pernah mendapat pengetahuan bahwa bisnis ini berkembang pesat di suatu tempat, namun hal tersebut tidak bisa menjadi acuan. Lain tempat, tentu lain pula kebutuhan masyarakatnya.

Potensi bisnis laundry sepatu lebih besar jika diterapkan di perkotaan. Dimana masyarakat sekitarnya lebih sering menggunakan sepatu dalam aktivitas keseharian, semisal pekerja kantoran, siswa, dan mahasiswa.

2. Membeli Perlengkapan Usaha

Setelah hasil analisis menyimpulkan bahwa bisnis laundry sepatu ini cocok dibangun di lingkungan Anda, langkah berikutnya adalah mempersiapkan perlengkapan usaha. Namanya laundry, perlengkapan utama yang mustahil diabaikan adalah mesin cuci, tiang jemuran portable, rak sepatu, plastik atau box packaging, sikat sepatu, detergent, pewangi, dan sebagainya.

Mesin pencuci sepatu tentu tidak sama dengan mesin pencuci pakaian. Bahkan tidak semua brand dan toko elektronik menjual mesin cuci sepatu. Sejauh ini hanya mesin cuci sepatu buatan China atau Taiwan yang baru dipasarkan di Indonesia seperti LG, Sailstar, dan Goldchilly. Harga jualnya berkisar antar 2-5 juta rupiah, disesuaikan dengan kapasitas volume cucian dan performa mesin tentunya.

3. Mempelajari Bahan-bahan Kimia Untuk Membersihkan Noda

Sebagai pengusaha laundry sepatu, Anda harus bertanggung jawab penuh atas sepatu konsumen. Jangan sampai sepatu yang semula bagus menjadi rusak karena keliru menggunakan bahan kimia penghilang noda.

Suatu ahan kimia penghilang noda tidak bisa diterapkan untuk semua jenis sepatu. Jenis serta takaran bahan kimia ini haruslah tepat agar noda hilang tanpa membuat material sepatu menjadi rusak. Belajarlah pada orang-orang yang telah berpengalaman dalam hal ini agar kelak tak salah menangani sepatu konsumen.

4. Mempelajari Alat-alat Pendukung Usaha

Hampir sama seperti point sebelumnya. Tetapi kali ini pemahaman ditujukan pada alat-alat pendukung usaha (tools identification). Contoh, sepatu yang bagaimana boleh disikat dengan yang tidak. Menyikat sepatu pun tidak dilakukan sesuka hati. Ada teknik khusus agar tidak meninggalkan garis-garis halus di permukaan sepatu.

5. Lakukan Promosi 

Gencarkan promosi agar bisnis Anda bisa sampai ke telinga masyarakat luas. Sehingga konsumen Anda bukan hanya berasal dari lingkungan sekitar saja.

6. Berlakukan Harga Kompetitif

Untuk menetapkan tarif cuci, Anda harus mampu membedakan antara sepatu mahal dengan sepatu biasa. Sehingga harga yang diberlakukan logis dengan nilai sepatu. Sebaiknya, tidak menetapkan harga melebihi 30% dari harga sepatu.

Demikian informasi seputar peluang bisnis laundry sepatu kami hadirkan untuk pembaca. Harapannya, artikel ini dapat menginspirasi Anda yang ingin memulai bisnis, namun masih bingung menentukan pilihan.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »