Cara Jitu Menjalankan Bisnis MLM Untuk Para Pemula

Oleh On 9:22 AM

Bisnis MLM saat ini telah mengalami perkembangan dan kemajuan yang sedemikian pesat di seluruh dunia termasuk Indonesia. Penyebabnya antara lain karena makin banyak masyarakat yang menyadari akan arti pentingnya berwirausaha atau memiliki bisnis sendiri. Tujuan dari berbsinis sendiri ini tentu saja adalah untuk meraih masa depan yang lebih bagus.

Faktor berikutnya, budaya kerja sama serta persahabatan di negara ini sangat membantu para pebisnis MLM untuk mengembangkan usahanya. Belum lagi ketika melihat tingginya angka pengangguran, sedikit banyak juga berpengaruh besar terhadap pertumbuhan MLM.

Cara Jitu Menjalankan Bisnis MLM Untuk Para Pemula

Gambar: Pixabay.com

Tips untuk Pemula

Bagi seorang pemula yang baru pertamakali terjun dalam bisnis MLM, pastinya akan merasa takut atau ragu untuk menekuninya secara jangka panjang. Terkait dengan hal ini, maka tidak ada salahnya mencari lebih dulu berbagai informasi yang berhubungan dengan bisnis ini serta prospeknya di masa yang akan datang.

Satu hal terpenting yang harus selalu menjadi bahan pertimbangan yaitu, bahwa bisnis MLM itu tidak boleh dilakukan setengah-setengah saja dan harus dijalani dengan penuh keyakinan. Karena melalui keyakinan tersebut, kesuksesan akan menjadi lebih mudah diraih.

Banyak yang mengatakan bahwa bisnis MLM merupakan bisnis yang keuntungannya sangat besar dan menggiurkan. Namun keuntungan besar ini tidak bisa diperoleh secara begitu saja, melainkan melalui ketekunan dan kerja keras. Setiap langkah harus dilakukan secara baik dan tepat.

Memantapkan Keinginan untuk Jadi Orang Sukses

Kemantapan hati untuk menjadi orang sukses adalah salah satu rahasia utama yang harus jadi perhatian utama setiap orang saat memutuskan untuk menjalani bisnis MLM. Seorang pemula yang baru terjun di bisnis MLM harus memiliki tujuan hidup yang lebih pasti.

Tulis semua tujuan hidup tersebut pada kertas, kemudian ditempelkan di tempat-tempat serta ruang yang sering dimasuki. Misalnya kamar tidur, ruang kerja, kamar mandi dan sebagainya. Tujuan dari langkah pertama ini adalah agar bisa menjadi motivasi dan pendorong semangat demi meraih semua impian dan cita-cita dalam kehidupan sebagai orang sukses.

Dengan adanya tulisan di kertas-kertas yang ditempelkan di semua ruang dalam rumah, orang juga akan jadi lebih disiplin dalam menjalankan tugas-tugasnya. Sebab hanya melalui tingkat kedisiplinan tinggilah bisnis MLM dapat dikembangkan dan dimajukan.

Pilih MLM yang Tergabung di APLI

Di Indonesia, saat ini telah ada lembaga yang merupakan perkumpulan dari perusahaan MLM bernama APLI singkatan dari Asosiasi Penjual Langsung Indonesia. Setiap perusahaan MLM yang sudah tergabung dalam lembaga ini harus mematuhi semua aturan dan kode etik dalam menjalankan operasinya.

Perusahaan yang sudah tergabung di APLI dipastikan adalah perusahaan MLM yang mampu memenuhi persyaratan untuk berperan sebagai penjual produk secara langsung melalui sistem jaringan. Perusahaan tersebut dinilai layak disebut sebagai perusahan MLM profesional.

Sistem Kerja dan Investasi

Seorang pemula yang ingin menekuni bisnis MLM harus memperhatikan pula nilai investasi yang harus dijadikan modal pertama dalam bisnis tersebut. Banyak sekali perusahaan MLM yang mengharuskan calon anggotanya untuk membayar biaya keanggotaan dengan nilai yang terlalu tinggi. Hal ini tentu saja akan menyulitkan anggota tersebut saat mau mencari member baru.

Seorang pemula sebaiknya bergabung di perusahaan MLM yang biaya pendaftarannya relatif kecil untuk meminimalkan resiko kerugian. Selain itu, cari perusahaan MLM yang selalu rajin mengajak para upline-nya untuk melakukan pembinaan kepada para downline-nya. Sehingga akan selalu mendapat pendampingan untuk mengembangkan usaha.

Produk yang Unik

Setiap orang yang bergabung di bisnis MLM pasti selalu berharap produk-produk yang dijual ke pasaran bisa laris dan laku keras. Untuk itu, utamakan perusahaan MLM yang mempunyai produk unik. Maksud dari unik di sini bukan terletak pada bentuk atau desainnya, melainkan  kelebihan-kelebihan khusus yang hanya bisa ditemukan di produk tersebut saja.

Pertimbangkan pula apakah perusahaan MLM tersebut memiliki jaminan kualitas serta mutu barang yang akan ditawarkan ke konsumen. Satu hal lagi, tanyakan lebih dulu apakah produk tersebut dapat dikirim ke daerah lain dengan mudah sekaligus bisa dipasarkan secara online.

Tingkat Keberhasilan

Perusahaan MLM yang baik pasti mempunyai tingkat keberhasilan lebih tinggi untuk semua anggotanya. Hal ini berhubungan erat dengan dukungan perencanaan pemasaran yang sering disebut dengan istilah marketing plan. Jika sistemnya mudah dijalankan, tentu kemungkinan untuk meraih keberhasilan tergolong tinggi.

Ada beberapa perusahaan MLM yang berani memberi komisi dan bonus tinggi, namun sistem kerjanya sangat sulit dijalankan. Kesimpulannya, perusahaan MLM semacam ini hanya dapat mengumbar janji saja namun tidak disertai dengan bukti keberhasilan yang nyata. Sebaiknya dihindari dan pilih perusahan MLM lain.

Selalu Berpegang Teguh terhadap Konsep Kerja Sama

Apapun jenis bisnis yang dijalankan, pasti akan memunculkan persaingan diantara pelaku dan biasanya para pesaing ini memiliki keinginan sama, saling menjatuhkan. Apabila menemukan peusahaan MLM dimana para anggotanya justru lebih sering bersaing, jangan dipilih bahkan harus ditinggalkan secepatnya.

Karena persaingan merupakan suatu hal yang justru sangat jauh dari konsep kerja MLM atau Multi Level Marketing. Konsep kerja MLM adalah sebaliknya, lebih mengedepankan gotong royong dan kerja sama. Antar anggota selalu saling membantu, terlebih jika berada di jaringan yang sama.

Berani Mencoba Produk

Setiap pebisnis MLM harus bersedia mencoba atau mengkonsumsi lebih dulu produk-produk dari perusahaan MLM tempat bergabung. Sehingga ketika menawarkannya kepada konsumen atau orang lain, bisa memberikan penjelasan secara lebih gamblang dan lengkap karena sudah membuktikannya sendiri.

Khusus untuk pemula, tidak semua produk harus dicoba. Pilihlah beberapa jenis produk saja, sesuai kebutuhan atau anggaran modal yang tersedia. Meski hanya mencoba beberapa produk saja, paling tidak sudah dapat mengetahui secara pasti apabila mutu dan kualitasnya sepadan dengan harganya.

Keseimbangan Menjual Produk dan Mencari Downline

Seorang pemula yang baru belajar dan praktek bisnis MLM seringkali melakukan kesalahan besar baik disengaja maupun tidak disengaja. Bentuk kesalahan tersebut yaitu saat bergabung di perusahaan MLM selalu menjalankan pekerjaannya dengan antutias dan penuh semangat tinggi.

Penyebabnya, dia merasa sangat percaya atas kualitas produk yang dipasarkan karena pernah menggunakannya sendiri. Selain itu dia juga berpikir bahwa produk MLM tersebut akan laris di pasaran. Sehingga dalam menjalankan bisnis MLM-nya tersebut si pelaku ini hanya fokus pada penjualan produk saja.

Pola kerja atau pemikiran semacam ini tidak ada salahnya, namun sangat tidak tepat. Pelaku MLM harus bisa bekerja secara seimbang. Karena tugasnya tidak hanya menjual produk saja, melainkan juga mencari downline atau anggota baru apabila ingin mencari keberhasilan yang lebih maksimal.

Jangan sekalipun pernah berpikir bahwa perektutan anggota baru itu bisa mengurangi jumlah pembeli atau pelanggan. Cara pandang semacam ini tidak berlaku untuk bisnis MLM. Pelaku bisnis MLM justru akan menuai keuntungan besar apabila mempunyai anggota atau downline banyak dan bisa saling bekerja sama secara kompak.

Selain itu, dari para anggota baru inilah akan mengalir berbagai bonus dari perusahaan MLM. Jadi intinya selain rajin menawarkan dan menjual produk, harus disiplin pula dalam mencari downline baru untuk diajak bekerja sama sekaligus saling memberi dukungan dan bantuan.

Semoga informasi lengkap tentang cara jitu menjalankan bisnis MLM untuk para pemula ini bisa memberi manfaat untuk semuanya. Terutama bagi mereka yang ingin menjadikan bisnis MLM sebagai sumber pendapatan utama, baik bagi diri sendiri maupun keluarga.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »